Peribadi

sepi

bisik ku
pada bulan
kembalikan teman seterang suria
agar taklagi gelap

temanku.kekasihku.syurgaku
tanpa dia
sepi memeluk tubuh
tanpa lepas

bicaraku
pada bulan
jangan biar siang
biar tetap kelam
biar ia sepi
sepertiku

bisik ku
pada bulan
kembalikan temanku.kekasihku.syurgaku

singgahan mimpi semalam

tersedar dari mimpi semalam
yang cuma khayalan malam
yang kelam
dari alam

lantas kau, aku mati
pergi
pergi
kita bukan tercipta bersama semati

jangan lagi kau singgah dihati ini
ini cuma dia punya
aku kunci
lalu mati ini rasa

bukan aku kata "pergi!" "pergi!"
aku takmau kau
kau cuma singgahan hati yang luka

aku mengerti sekarang

A,i w a n t y o u


dalam mimpi kau milikku,
namun,
realiti kau cuma mimpi,
yang takmungkin aku punya.





berhenti berharap

aku berhenti berharap dan menunggu jalan terang
sampai nanti suatu saat tak ada harapan aku dapat
dan bulan,henti mendengar
ratap dan merayu

aku terdampar disini
tersudut tepi menunggu mati

aku tak percaya akan guna matahari
yang tak mampu terangi sudut gelap hati ini

aku berhenti berharap,saat guna cahya matahari
aku tak percaya lagi
dengan apa yang diberi

mengapa ada derita bila bahgia menjelma
mengapa ada sang hitam bila putih membahgiakan

kau ajar aku bahgia,kau ajar aku derita
kau tunjukkan aku bahgia,kau tunjukkan aku derita
kau memberi aku bahgia,kau memberi aku derita

dan kini,aku pulang tanpa dendam
aku pulang tanpa dendam

kotak cinta

bersiul-siul lagi laguku,berdendang lagi suara sumbang memecah corong gendang
memetik jari laju,bergetar seluruh jiwa
antara sedar dan tidak,matanya ku tatap lagi

malam aku terang,seterang cahya matahari
berpeluk tubuh tegap,berbantal bahu lurus

kekasih,kekasih
hanya aku tercipta merasakan cinta dan tahu dia menyinta

ingin ku ulang hari
ingin ku perbaiki
semua kesalahan
biar dia tahu semua rasa hati

menari-nari tawa diudara
biar semua tahu cinta takpernah mati

dan aku masih terang menanti sang suria

lawannya

jika kau pilih kau lah yang termalang bermakna ada hamba lagi kurang bernasib dari kau,tatkala kau bermuram muka, menahan lopak kolam mata,ada hamba menangis minta dikasihan hati.dan bila cebis2 sesak mencelah, dia disitu masih menahan sebak hati.

jika aku masih lagi menangis mendongak kesakitan dugaan hati,dia tetap disujud mencari kekuatan.aku tetap lemah diuji.

jika aku juga punya perjalanan terburuk maka aku lah yang buruk,mungkin lagi dia payah mengapai awan yang takbisa disentuh.pabila sini mendung berganti ribut padahal sana taufan menyinggah pantai.

bila aku yang bergelak riang maka aku pesankan akal "jangan!" "jangan!" gantinya matahari adalah mendung kelabu.
bererti pabila aku ketawa lawannya tangisku.
dan tangisku adalah tawaku.

aku takmau lagi menangis.tapi aku harus demi sebuah senyuman.

awarded by akmal


gggrrrrr hihi trimas to my superb newfriend hehe for this award:) bangga kot dapat award nih haha btw trimas skali lagi,segulung2 trima kasih kepada anda akmal:)