bisik ku
pada bulan
kembalikan teman seterang suria
agar taklagi gelap
temanku.kekasihku.syurgaku
tanpa dia
sepi memeluk tubuh
tanpa lepas
bicaraku
pada bulan
jangan biar siang
biar tetap kelam
biar ia sepi
sepertiku
bisik ku
pada bulan
kembalikan temanku.kekasihku.syurgaku
Peribadi
singgahan mimpi semalam
tersedar dari mimpi semalam
yang cuma khayalan malam
yang kelam
dari alam
lantas kau, aku mati
pergi
pergi
kita bukan tercipta bersama semati
jangan lagi kau singgah dihati ini
ini cuma dia punya
aku kunci
lalu mati ini rasa
bukan aku kata "pergi!" "pergi!"
aku takmau kau
kau cuma singgahan hati yang luka
aku mengerti sekarang
yang cuma khayalan malam
yang kelam
dari alam
lantas kau, aku mati
pergi
pergi
kita bukan tercipta bersama semati
jangan lagi kau singgah dihati ini
ini cuma dia punya
aku kunci
lalu mati ini rasa
bukan aku kata "pergi!" "pergi!"
aku takmau kau
kau cuma singgahan hati yang luka
aku mengerti sekarang
berhenti berharap
aku berhenti berharap dan menunggu jalan terang
sampai nanti suatu saat tak ada harapan aku dapat
dan bulan,henti mendengar
ratap dan merayu
aku terdampar disini
tersudut tepi menunggu mati
aku tak percaya akan guna matahari
yang tak mampu terangi sudut gelap hati ini
aku berhenti berharap,saat guna cahya matahari
aku tak percaya lagi
dengan apa yang diberi
mengapa ada derita bila bahgia menjelma
mengapa ada sang hitam bila putih membahgiakan
kau ajar aku bahgia,kau ajar aku derita
kau tunjukkan aku bahgia,kau tunjukkan aku derita
kau memberi aku bahgia,kau memberi aku derita
dan kini,aku pulang tanpa dendam
aku pulang tanpa dendam
sampai nanti suatu saat tak ada harapan aku dapat
dan bulan,henti mendengar
ratap dan merayu
aku terdampar disini
tersudut tepi menunggu mati
aku tak percaya akan guna matahari
yang tak mampu terangi sudut gelap hati ini
aku berhenti berharap,saat guna cahya matahari
aku tak percaya lagi
dengan apa yang diberi
mengapa ada derita bila bahgia menjelma
mengapa ada sang hitam bila putih membahgiakan
kau ajar aku bahgia,kau ajar aku derita
kau tunjukkan aku bahgia,kau tunjukkan aku derita
kau memberi aku bahgia,kau memberi aku derita
dan kini,aku pulang tanpa dendam
aku pulang tanpa dendam
kotak cinta
bersiul-siul lagi laguku,berdendang lagi suara sumbang memecah corong gendang
memetik jari laju,bergetar seluruh jiwa
antara sedar dan tidak,matanya ku tatap lagi
malam aku terang,seterang cahya matahari
berpeluk tubuh tegap,berbantal bahu lurus
kekasih,kekasih
hanya aku tercipta merasakan cinta dan tahu dia menyinta
ingin ku ulang hari
ingin ku perbaiki
semua kesalahan
biar dia tahu semua rasa hati
menari-nari tawa diudara
biar semua tahu cinta takpernah mati
dan aku masih terang menanti sang suria
memetik jari laju,bergetar seluruh jiwa
antara sedar dan tidak,matanya ku tatap lagi
malam aku terang,seterang cahya matahari
berpeluk tubuh tegap,berbantal bahu lurus
kekasih,kekasih
hanya aku tercipta merasakan cinta dan tahu dia menyinta
ingin ku ulang hari
ingin ku perbaiki
semua kesalahan
biar dia tahu semua rasa hati
menari-nari tawa diudara
biar semua tahu cinta takpernah mati
dan aku masih terang menanti sang suria
lawannya
jika kau pilih kau lah yang termalang bermakna ada hamba lagi kurang bernasib dari kau,tatkala kau bermuram muka, menahan lopak kolam mata,ada hamba menangis minta dikasihan hati.dan bila cebis2 sesak mencelah, dia disitu masih menahan sebak hati.
jika aku masih lagi menangis mendongak kesakitan dugaan hati,dia tetap disujud mencari kekuatan.aku tetap lemah diuji.
jika aku juga punya perjalanan terburuk maka aku lah yang buruk,mungkin lagi dia payah mengapai awan yang takbisa disentuh.pabila sini mendung berganti ribut padahal sana taufan menyinggah pantai.
bila aku yang bergelak riang maka aku pesankan akal "jangan!" "jangan!" gantinya matahari adalah mendung kelabu.
bererti pabila aku ketawa lawannya tangisku.
dan tangisku adalah tawaku.
aku takmau lagi menangis.tapi aku harus demi sebuah senyuman.
jika aku masih lagi menangis mendongak kesakitan dugaan hati,dia tetap disujud mencari kekuatan.aku tetap lemah diuji.
jika aku juga punya perjalanan terburuk maka aku lah yang buruk,mungkin lagi dia payah mengapai awan yang takbisa disentuh.pabila sini mendung berganti ribut padahal sana taufan menyinggah pantai.
bila aku yang bergelak riang maka aku pesankan akal "jangan!" "jangan!" gantinya matahari adalah mendung kelabu.
bererti pabila aku ketawa lawannya tangisku.
dan tangisku adalah tawaku.
aku takmau lagi menangis.tapi aku harus demi sebuah senyuman.
Subscribe to:
Posts (Atom)

